Bill of Material
1. Pengertian Bill of Material (BOM)
Bill of Material (BOM) adalah daftar terstruktur yang mencantumkan semua bahan baku, komponen, dan langkah produksi yang diperlukan untuk membuat suatu produk. BOM berfungsi sebagai panduan utama dalam proses manufaktur, memastikan bahwa semua elemen yang diperlukan sudah tersedia sebelum produksi dimulai.
Di Wypex ERP, BOM digunakan untuk:
✅ Menentukan jumlah dan jenis material yang dibutuhkan untuk produksi.
✅ Mengelola struktur produk, termasuk sub-assembly jika ada.
✅ Menghitung biaya produksi secara lebih akurat.
✅ Mengintegrasikan proses produksi dengan inventory untuk menghindari kekurangan stok bahan baku.
2. Struktur Bill of Material dalam Wypex ERP
Sebuah BOM biasanya mencakup informasi berikut:
Elemen | Deskripsi |
---|---|
Product Name | Nama produk jadi yang akan dibuat |
BOM Level | Menunjukkan hierarki (Single atau Multi-Level BOM) |
Item/Component | Daftar bahan baku dan komponen yang dibutuhkan |
Quantity Required | Jumlah masing-masing bahan yang diperlukan |
Unit of Measure (UOM) | Satuan bahan (kg, meter, unit, dll.) |
Cost per Unit | Harga bahan baku per satuan |
Total Cost | Total biaya bahan berdasarkan jumlah yang digunakan |
Routing/Work Center | Proses produksi yang harus dilalui bahan baku |
Overhead Estimasi | Biaya tidak langsung yang perlu dimasukkan (listrik, maintenance, tenaga kerja, dll.) |
3. Kegunaan Bill of Material dalam Wypex ERP
💡 BOM bukan hanya daftar material, tetapi juga alat perencanaan yang memengaruhi seluruh proses manufaktur.
a) Perencanaan Produksi
📌 BOM membantu menentukan jumlah bahan yang harus tersedia sebelum produksi dimulai.
📌 Memastikan tidak ada bahan baku yang kurang sehingga mengurangi downtime produksi.
b) Manajemen Inventory
📌 BOM terintegrasi dengan modul Inventory, memastikan ketersediaan bahan baku secara otomatis.
📌 Menghindari kelebihan stok atau kekurangan bahan yang bisa mengganggu produksi.
c) Perhitungan Biaya Produksi
📌 BOM digunakan untuk menghitung Total Cost of Production, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead.
📌 Membantu menentukan harga jual produk dengan lebih akurat.
d) Kontrol Kualitas & Traceability
📌 BOM mencatat komponen yang digunakan di setiap produk, memudahkan pelacakan jika terjadi cacat produksi.
📌 Berguna dalam proses recall produk atau audit kepatuhan.
4. Perlunya Overhead Estimasi dalam Bill of Material
Overhead Estimasi adalah biaya tambahan yang harus diperhitungkan dalam BOM karena berkaitan dengan produksi tetapi tidak langsung berasal dari bahan baku.
a) Jenis Overhead yang Perlu Ditambahkan
Kategori Overhead | Contoh Biaya |
---|---|
Listrik & Energi | Konsumsi daya mesin produksi |
Maintenance Mesin | Perawatan berkala dan spare part |
Depresiasi Peralatan | Penyusutan alat produksi |
Gaji & Lembur Operator | Biaya tenaga kerja langsung & tambahan |
Waste & Rework | Material terbuang dan perbaikan produk gagal |
Biaya Transportasi Internal | Pergerakan barang di dalam pabrik |
b) Mengapa Overhead Estimasi Penting dalam BOM?
📌 Menghindari perhitungan biaya produksi yang terlalu rendah, sehingga profitabilitas tetap terjaga.
📌 Memastikan harga produk mencerminkan biaya nyata yang dikeluarkan selama produksi.
📌 Membantu perusahaan merencanakan anggaran lebih akurat untuk investasi masa depan.
Kesimpulan
✔ Bill of Material (BOM) di Wypex ERP membantu mengelola bahan baku, proses produksi, dan perhitungan biaya.
✔ BOM dibagi menjadi Single-Level, Multi-Level, Configurable BOM, dan Phantom BOM, tergantung kebutuhan produksi.
✔ Integrasi BOM dengan Inventory dan Production Plan memastikan proses produksi berjalan lancar tanpa hambatan bahan baku.
✔ Overhead Estimasi wajib dimasukkan dalam BOM agar perhitungan biaya produksi lebih akurat dan transparan.