Manufaktur - Produksi
1. Make to Order (MTO) & Make to Stock (MTS)
Wypex ERP mendukung dua strategi produksi utama:
- Make to Order (MTO): Produksi dilakukan berdasarkan pesanan pelanggan. Produk baru dibuat setelah ada Sales Order, sehingga lebih fleksibel tetapi membutuhkan waktu produksi yang lebih lama.
- Make to Stock (MTS): Produksi dilakukan berdasarkan estimasi permintaan pasar dan stok disiapkan terlebih dahulu. Cocok untuk produk dengan permintaan stabil.
Di Wypex ERP, pengguna dapat memilih strategi ini saat membuat Production Order (Work Order), memastikan efisiensi dalam pengelolaan stok dan proses manufaktur.
2. Bill of Material (BOM)
Bill of Material (BOM) adalah daftar komponen, bahan baku, dan langkah kerja yang diperlukan untuk memproduksi suatu produk.
- BOM Single Level: Komponen langsung dirakit tanpa sub-assembly.
- BOM Multi Level: Memiliki sub-assembly yang harus dibuat sebelum produk akhir selesai.
Di Wypex ERP, BOM bisa dibuat dan dikaitkan dengan Work Order untuk memastikan bahan yang dibutuhkan tersedia sebelum produksi dimulai.
3. Production Plan
Production Plan dalam Wypex ERP membantu perencanaan jadwal produksi berdasarkan kapasitas mesin, tenaga kerja, dan ketersediaan bahan baku.
- Fungsi Utama:
✅ Menyesuaikan jadwal produksi dengan demand pelanggan.
✅ Mengoptimalkan penggunaan mesin dan tenaga kerja.
✅ Menghindari bottleneck dalam produksi.
Setiap Production Plan bisa dikonversi menjadi Production Order, yang nantinya dieksekusi oleh tim produksi.
4. Monitoring Work In Process (WIP)
Work In Process (WIP) adalah status produk yang masih dalam tahap produksi. Wypex ERP memungkinkan pengguna untuk:
- Melacak progress produksi secara real-time.
- Memeriksa bahan baku yang telah digunakan dan yang masih tersedia.
- Mencatat downtime mesin atau kendala dalam produksi.
Dengan fitur ini, pengguna dapat memastikan tidak ada keterlambatan produksi dan mengoptimalkan efisiensi operasional.
5. Finished Goods
Setelah proses produksi selesai, produk yang telah jadi akan masuk ke Finished Goods Inventory.
- Integrasi dengan Modul Inventory memastikan stok update otomatis.
- Pemeriksaan kualitas (QC) bisa diterapkan sebelum produk masuk gudang.
- Batch & Serial Number Tracking dapat digunakan untuk pelacakan produk.
Di Wypex ERP, pengguna dapat dengan mudah melihat stok Finished Goods dan mengelola distribusi ke pelanggan atau reseller.
6. Biaya Produksi
Biaya produksi dalam Wypex ERP mencakup semua pengeluaran yang terjadi selama proses manufaktur.
- Biaya Material: Harga bahan baku yang digunakan dalam produksi.
- Biaya Tenaga Kerja: Upah operator dan teknisi yang terlibat dalam produksi.
- Biaya Overhead: Listrik, pemeliharaan mesin, sewa pabrik, dan biaya lainnya.
Dengan laporan keuangan dan analisis biaya produksi di Wypex ERP, pengguna dapat melihat profitabilitas setiap produk dan mengoptimalkan biaya operasional.